KOREA BEAUTY & CULTURE TOUR 4D3N

(Private Tour with High Quality) : OPTION 1

DAY 01 : ARRIVAL KOREA + CITY TOUR (L, D)
Arrival Incheon International Airport, Pass by Blue House, Gyeongbokgung Palace, Bukchon Hanok Village, Lunch, Seoul N Tower, Insadong Antique Street, Dinner, transfer to Hotel

DAY 02 : KOREA CITY TOUR (B, L, D)
Breakfast at Hotel, Trick Eye Meseum, ICE Museum and LOVE Museum, Amethyst Factory, Lunch, Cosmetic Store, Myeongdong Shopping Street, Ginseng Center, Dongdaemoon Market, Dinner, transfer to Hotel
(Optional Tour : Nanta Show or Jump Show or Bebijangjeon Show : USD 40/pax)

DAY 03 : BEAUTY + SHOPPING (B, L, D)
Breakfast at Hotel, Provence Village, SKIN Anniversary (Include USD 55 SKIN CARE), Lunch, Premium Outlet, Hair Cut and Hair Dry, Dinner, transfer to Hotel

DAY 04 : KOREA – DEPARTURE (B)
Breakfast at Hotel, Korea Souvenir Mart, transfer to Incheon Intl Airport

Note : B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner
Period : Until 31 Dec’15
Hotel : Ibis Hotel / Similar 3*
Total : Min 2 paxs

Reguler
02 – 03 Pax = USD 1.200
04 – 06 Pax = USD 800
07 – 10 Pax = USD 715
11 – 15 Pax = USD 615

Peak Season
02 – 03 Pax = USD 1.300
04 – 06 Pax = USD 850
07 – 10 Pax = USD 765
11 – 15 Pax = USD 665

*) Peak Season : 1 – 5 May, 25 – 30 Sep and 23 Dec – 3 Jan’16

Package Include :
1. Private Transportation
2. Accomodation at hotel as itin
3. Tour, Entrance Fee & Meals as itin
4. English Speaking Guide (tour guide is Korean)

Package Exclude :
a) Air Ticket & Airport Tax
b) Visa Korea : Rp 590.000/pax
c) Tipping Guide USD 5/pax/day
d) Tipping Driver USD 20/day (per group)
e) Personal Expense & Porter

*) Rate still subject to change until booking & confirm
*) Route is subject to change based on condition

JAPAN + ALPINE 7D

Hari 1 : JAKARTA – BANDARA INTERNASIONAL KANSAI (OSAKA)
Berkumpul 2 jam sebelumnya di Bandara Internasional Jakarta (Soekarno – Hatta), sebelum keberangkatan ke Jepang (Osaka) . Bermalam diatas pesawat

Hari 2 : KANSAI – KYOTO WORLD HERITAGE – GIFU (L, D)
Sesampainya di Bandara Internasional Kansai dan seteleh melewati imigrasi, hari ini Anda akan memulai tour dengan mengunjungi / melewati Kuil Kiyomizu, Togenzaka Sasenzaka & Ninen-zaka, Otowa- no-taki, love stone dan Heian Shrine. Selsai city tour di Kyoto, Anda akan melanjutkan perjalanan menuju perfektur GIFUyang terbesar di pusat Honshu dengan keindahan alam pedesaan di dekat gunung.
Hotel : Daiwa Roynet Gifu, 3*

Hari 3 : GIFU – TAKAYAMA JINYA – SHIRAKAWAGO VILLAGE – TOYAMA (B, L, D)
Perjalanan Anda hari ini akan dimulai dengan mengunjungi Takayama Old Town yang merupakan kota tua nan indah yang sekarang menjadi World Heritage dimana seluruh bangunan, rumah dan jalan berasal dari zaman Edo (1600-1868). Di sepanjang jalan Anda bisa menemukan toko-toko souvenir, tempat penjualan Home Made Sake, dll. Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Shirakawago, yang merupakan salah satu desa bersejarah di Jepang. Desa ini terkenal dengan rumah tradisional Gassho-Zukuri, rumah dengan atap unik yang melambangkan tangan orang yang sedang berdoa.
Hotel : Apa Hotel Toyama, 3*

Hari 4 : TOYAMA – KUROBE ALPINE ROUTE – MATSUMOTO (B, L, D)
Hari ini Anda akan diajak untuk melihat keindahan The Tateyama Kurobe Alpine Route, pemandangan yang tidak akan Anda lupakan. Anda juga akan diajak untuk menaiki cable car menuju Tateyama Tunnel dengan melintasi jalan di bawah gunung ( underground )serta menikmati keindahan pemandangan dari 2.316m di atas permukaan laut dan Anda dapat melihat keindahan Kurobe Dam dan dapat berfoto meliputi Danau Kurobe dan Pegunungan Tateyama, Perjalanan berakhir di Ogisawa, dimana Anda akan diajak naik bis listrik melintasi Kanden Tunnel. Hari ini Anda akan bermalam di daerah Matsumoto dan Anda dapat mencoba Onsen dan mencoba pakaian tidur ala Jepang, Yukata.
Hotel : Tateshina Grand Hotel, Onsen

Hari 5 : MATSUMOTO – GOTENBA – MT FUJI – TOKYO (B, L, D)
Setelah santap pagi, perjalanan Anda hari ini akan dilanjutkan menuju Gunung Fuji yang merupakan salah satu daya tarik utama dari Negeri Sakura dimana Anda aberkesempatan menikmati pemandangan Gunung Fuji dari tingkat ke-5 (jika cuaca memungkinkan). Kemudian Anda akan diajak untuk berbelanja di Gotemba Factory Outlets. Malam ini Anda akan bermalam di Tokyo
Hotel : Harumi Grand Hotel, 3*

Hari 6 : TOKYO CITY TOUR (B, L, D)
Perjalanan hari ini, Anda akan mengunjungi Asakusa Kannon Temple yang merupakan salah satu kuil terkenal di Tokyo dan Nakamise Souvenir Street – dimana banyak toko kecil yang menjual berbagai macam makanan & souvenir khas Jepang. Kemudian, anda juga akan melewati Imperial Palace – istana kerjaan Jepang. Setelah itu Anda akan diberikan kesempatan untuk berbelanja di pusat perbelanjaan terkenal, Ginza dan Shinjuku. Dini hariAnda akan melanjutkan penerbangan kembali menuju Jakarta, Indonesia.
Hotel : Harumi Grand Hotel, 3*

Hari 7 : TOKYO – BANDARA INTERNASIONAL HANEDA – JAKARTA (B)
Setelah sarapan pagi, anda akan diantar menuju Bandara Internasional Haneda untuk kembali ke Tanah Air. Terima kasih atas partisipasinya dan sampai bertemu di dalam program lainnya.

Note : B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner
Period : 12 – 18 May’15
Flight : 12 May : GA 888 : Jakarta – Kansai : 23.20 – 08.15+1
18 May : GA 875 : Haneda – Jakarta : 11.45 – 17.40
Rate : USD 1.550*/pax

BIAYA TOUR TERMASUK
 Tiket pesawat Internasional kelas ekonomi, CGK-KIX // HND-CGK.
 Bagasi 20kg/peserta sesuai ketentuan Airlines.
 Transportasi dan pemandu wisata sesuai program.
 Akomodasi hotel berdasarkan 1 kamar berdua / bertiga atau tergantung dari pembukuan.
 Makanan sesuai program
 Tour sesuai program.
 Tiket masuk Kurobe Alpine Route dan tiket objek wisata sesuai program.

BIAYA TOUR TIDAK TERMASUK
 Tax International USD 375/pax
 Tipping USD 44/pax
 Airport Tax Jakarta : Rp 150.000/pax
 Visa Japan : Rp 450.000/pax
 Personal Expense & Porter

*) Rate still subject to change until booking & confirm

Borobudur

Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia,[1][2] sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.[3]

Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.[4] Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia.[3] Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).

Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.[5] Para peziarah masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kāmadhātu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya ini peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.

Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam.[6] Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.[3]

Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan